Tunjangan Kesehatan. THR, Dan Gaji 13 Dihilangkan, Pensiunan Gelar Demo Saat HUT PT KAI


 

Perkumpulan Persaudaraan Pensiunan KAI ex Perum berencana akan menggelar demo saat perayaan HUT PT. Kereta Api Indonesia (KAI) di Kantor Pusat PT. KAI Jl. Perintis Kemerdekaan, Bandung, Jawa Barat.

Mereka menuntut Manajemen KAI tidak melakukan penghilangan Hak Tunjangan Kesehatan, Tunjangan Hari Raya, dan Gaji 13 yang selama ini dibayarkan oleh manajemen PT. KAI (Persero) kepada seluruh Pensiunan PT KAI ex Perum , sesuai amanat yang telah disepakati didalam Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan juga diatur dalam pasal 87, UU 19, Tahun 2003, tentang BUMN.

“Penghilangan Tunjangan Kesehatan, THR, dan gaji 13 untuk para Pensiunan Ex Perum Kereta Api Indonesia sangatlah menyakitkan bagi mereka, karena uang pensiun yang didapat oleh para Pensiunan PT. KAI selama ini sangatlah kecil dan kekurangan untuk memenuhi kebutuhan hidup jika masih terus harus membayar iuran BPJS secara pribadi.” Kata Agus Dwi Wuryanto, SH. Ketua Perkumpulan Persaudaraan Pensiunan PT KAI ex Perum.

Agus melanjutkan “kebijakan menghilangkan tunjangan kesehatan, THR, dan Gaji ke 13 bagi para pensiunan PT.KAI dilakukan sejak Direktur Utama dijabat oleh Didiek Hartantyo, dan Direktur SDM nya dijabat oleh Agung Yunanto, mereka berdua bukan pejabat karier PT KAI, makanya tidak memahami aturan historisnya juga tidak memiliki Empati kepada para pensiunan yang telah ikut membesarkan PT. Kereta Api Indonesia selama ini.”

Atas kebijakan manajemen yang dianggap salah dan tidak berpihak kepada nasib para pensiunan PT. KAI, Perkumpulan Persaudaraan Pensiunan PT KAI ex Perum akan menggelar aksi demonstrasi saat perayaan HUT PT KAI, Selasa, 28 September 2021 di Kantor Pusat PT KAI (Persero) di Bandung, sesuai surat pemberitahuan aksi yang telah dikirimkan kepada Polrestabes Badung, dengan Tembusan kepada Presiden RI, Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi

Para pensiunan menuntut Manajemen PT. KAI segera membayarkan Tunjangan Kesehatan, THR, dan Gaji 13 periode Tahun 2020 dan 2021 untuk para pensiunan, sekaligus mencabut kebijakan yang menghilangkan kewajiban PT. KAI membayarkan Tunjangan Kesehatan, THR, dan Gaji bagi para pensiunan yang selama ini berjalan dengan baik dan sesuai regulasi yang ada.

“Apabila manajemen PT KAI tidak memiliki itikad baik untuk merealisasikan tuntutan para pensiunan PT KAI, maka kami akan kembali menggelar Aksi yang lebih besar dan menggugat manajemen PT. KAI di Pengadilan.” Tutup Agus dalam keterangan Persnya.

Narasumber :
Agus Dwi Wuryanto, SH.
Ketua Perkumpulan Persaudaraan Pensiunan PT KAI ex Perum

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama